Selasa, 03 Januari 2012

LOMBA MENULIS PUISI NASIONAL KOMUNITAS RUAMAH SUNGAI (KMRS)

LOMBA MENULIS PUISI NASIONAL KOMUNITAS RUAMAH SUNGAI (KMRS)

Sejak berdirinya pada tanggal 23 Juli 2008, Komunitas Rumah Sungai Lombok Timur tidak henti-hentinya menggaungkan perkembangan sastra di NTB, khususnya di Lombok Timur. Berbagai acara sastra dan kesenian kerap digelar, baik berupa acara-acara workshop / pelatihan sampai pada acara-acara yang berupa pementasan panggung. Ini semua tiada lain hanya dimaksudkan untuk terus menggeliatkan perkembangan sastra yang sudah ada, terutama pada kalangan muda. Dan untuk itu sebagai komunitas yang ada di Indonesia, Komunitas Rumah Sungai pun bermaksud mengadakan lomba Menulis Puisi Nasional. Lomba ini dihajatkan untuk menumbuhkembangkan Penulis-Penulis Muda se-Indonesia, yaitu melalui Buku Antologi Puisi yang akan diterbitkan nantinya. Adapun ketentuan lomba menulis puisi nasional ini adalah sebagai berikut:

Ketentuan Umum

1) Peserta berwarga Negara Indonesia dengan melampirkan Identitas Diri (SIM, KTP, Kartu Pelajar, dan lain-lain)

2) Tidak ada batas usia.

3) Tema Puisi bebas. Naskah puisi tidak boleh bersinggungan dengan unsur SARA,Pornografi, Narkoba maupun sejenisnya.

4) Naskah puisi ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD), tidak menggunakan bahasa SMS.

5) Karya tidak pernah dipublikasikan di media cetak dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba yang sejenis.

6) Diharuskan bergabung di grup Komunitas Rumah Sungai. Dengan mengklik link ini http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/groups/kmrslotim/

7) Mengcopy paste pengumuman ini ke dalam catatan facebook dan menandai minimal 20 orang.

8) Melampirkan Biografi singkat Penulis dan nomer kontak di akhir naskah puisi.

9) Biaya pendaftaran hanya Rp. 10.000,- untuk satu judul puisi. Semua peserta boleh mengirimkan tulisan lebih dari satu judul puisi (maksimal 5 judul puisi).

Ketentuan Khusus

1) Bila Karya dikirim via email :

* Naskah puisi ditulis dengan kerta A4 dengan Font Times New Roman spasi 1,5
* Puisi dikirim ke email rifatkhan21@ymail.com dengan nama file Lomba Puisi_Nama Penulis, dan melampirkan scan Foto copy identitas diri dan bukti sudah membayar pendafataran.
* Uang Pendaftaran dikirim ke rekening BRI : 4737-01-008429-53-0 atas nama Effendi Danata.
* Pengiriman karya paling lambat tanggal 28 Januari 2012 pukul 24.00.

2) Bila karya dikirim lewat POS :

* Naskah Puisi dikirim ke alamat: Rifat Khan (NW Net) Jalan TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid (Depan SMA NW Pancor) 83611 Selong, Lombok Timur, NTB. Dengan melampirkan Identitas diri dan uang pendaftaran.
* Naskah boleh ditulis tangan, akan tetapi alangkah baiknya diketik dengan kertas A4 spasi 1,5.
* Pengiriman karya paling lambat tanggal 28 Januari 2012.

Hadiah

1) Juara 1 : Tabungan Rp. 700.000,- Piagam dan Buletin Embun

2) Juara II : Tabungan Rp. 500.000,- Piagam dan Buletin Embun

3) Juara III : Tabungan Rp. 200.000,- Piagam dan Buletin Embun

4) Juara Harapan I mendapat Tabungan Rp. 100.000,- Piagam dan Buletin Embun

5) 100 Puisi terbaik akan dipilih dewan juri dan akan dibukukan menjadi Antologi Puisi.

Pengumuman pemenang akan diumumkan secara terbuka pada tanggal 28 Februari 2012 di Grup Komunitas Rumah sungai dengan link http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/groups/kmrslotim/ dan Blog Rifat Khan dengan link http://rifatkhanblog.blogspot.com/

Hal-Hal yang belum jelas dapat ditanyakan dengan kontak Facebook melalui:

Effendi danata

Rifat Khan

Fatih Kudus Jaelani

Amier Fawaz

Atau Nomer kontak :

087763151315 (Rifat Khan)

081918215184 (Effendi Danata)

disamping itu juga Komunitas Rumah Sungai Membuka Pendaftaran untuk anggota baru sampai dengan tanggal 30 Desember 2011. Info lebih lanjut hubungi Amier Fawaz ( 081997929312 )

LOMBA CERPEN REMAJA (LCR) 2012

LOMBA CERPEN REMAJA (LCR) 2012

by Smco WritingRevolution on Wednesday, January 4, 2012 at 7:24am

PALING LAMBAT: 31 MARET 2012

Writing Revolution mengadakan Lomba Cerpen Remaja (LCR) 2012.
30 CERPEN PEMENANG LOMBA DIBUKUKAN....!!!

Kategori:
A. Pelajar/Mahasiswa
B. Guru, Dosen, dan Umum

Tema:

A. Pelajar/Mahasiswa: 
     "Dunia Remaja dan Segala Permasalahannya."

B. Guru, Dosen, dan Umum:
     "Bebas, dengan tetap mengedepankan keindahan literasi."



 SYARAT PENULISAN:
  1. Jumlah 4-6 halaman, spasi ganda (2), jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kerta A4.
  2. Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi 3 cm atau 1,18 inci), beri nomor halaman.
  3. Kesesuaian dengan tema lomba dan tidak mengandung ponografi dan kekerasan, serta tidak menyinggung SARA.
  4. Mencantumkan Nomor ANGGOTA SMCO WRITING REVOLUTIONdalam biodata (jika tidak ada, karya dinyatakan HANGUS), yang ditulis pada halaman akhir naskah cerpen.
  5. Kirim naskah cerpen ke alamat email: LombaWR@gmail.com(dengan menulis di judul/subjek email: LCR - Kategori (A/B) - Judul Cerpen)
  6. Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 cerpen untuk setiap seleksi. 
KRITERIA PENILAIAN
1. Orisinalitas
2. Kreativitas pengolahan ide
3. Kedalaman pesan
4. Kaidah penulisan dan kelengkapan naskah


PROSEDUR PENILAIAN
  1. Seleksi dilakukan sebanyak 3 kali yakni pada akhir bulan Juli, September dan Maret 2012 dengan memilih 10 Nominator (5 Nominator untuk masing-masing kategori). 
  2. Jika belum masuk nominasi boleh mengirim 1 cepen pada seleksi berikutnya. Namun jika telah masuk nominasi tidak boleh lagi mengirim cerpen sampai akhir lomba.
  3. Dari TOTAL 30 NOMINATOR tersebut, akan dipilih 3 PEMENANGuntuk masing-masing kategori setelah berakhirnya perlombaan yangBERHAK mendapatkan UANG PEMBINAAN, BUKU ANTOLOGI PEMENANG LCR 2012 dan SERTIFIKAT PENGHARGAAN.
  4. Setiap nominator yang tidak menang tetap berhak mendapatkan sertifikat dan hadiah buku dan Buku Antologi PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2012.
  5. SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA mengikuti SEKOLAH MENULIS CERPEN ONLINE (SMCO), semakin AWAL BERGABUNG, semakin BESAR PELUANG menangnya.

HADIAH

Kategori A. Pelajar/Mahasiswa 
  • Juara I : Rp 1.000.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA dan sertifikat penghargaan)
  • Juara II : Rp 750.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA dan sertifikat penghargaan)
  • Juara III : Rp 500.00,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA dan sertifikat penghargaan)
Kategori B. Guru, Dosen dan Umum
  • Juara I : Rp 1.500.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA dan sertifikat penghargaan)
  • Juara II : Rp 1.000.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA dan sertifikat penghargaan)
  • Juara III : Rp 500.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA dan sertifikat penghargaan)

KETENTUAN KHUSUS:

WAJIB terdaftar sebagai peserta SEKOLAH MENULIS CERPEN ONLINE (SMCO)
 (info lebih lanjut klik di sini: SEKOLAH MENULIS CERPEN ONLINE


KETENTUAN MENGIKAT

  1. Keputusan DEWAN JURI tidak bisa diganggu gugat.
  2. Panitia tidak MELAYANI SURAT-MENYURAT.
  3. DEWAN JURI berhak membatalkan keputusannya, jika di kemudian hari diketahui karya pemenang lomba melanggar karya cipta orang lain (plagiat)atau mengikuti lomba sejenis atau telah dimuat di koran/majalah.
  4. HAK CIPTA tetap ada pada penulis, sedangkan PANITIA memiliki HAK untuk MEMPUBLIKASIKANNYA (membukukkannya).
Info Lengkap klik: www.menulisdahsyat.blogspot.com  

NOMOR KONTAK:
  • 085763208009

We Are Family


Baru saja selesai, menonton film keluaran India yang lagi-lagi mengharukan. Tapi kali ini, setipe dengan film-film Korea,  salah satu tokoh utamanya sakit dan meninggal. Meski begitu, film ini tak bisa dibilang sad ending loh. Pasalnya, akhir ceritanya masih menyisakan senyum di hati penontonnya.

Sebagai salah satu fans Kajol Devgan, aku sangat suka dengan film ini. Bukan hanya karena idolaku sebagai tokohnya, tapi kisahnya sungguh menyentuh dan berhasil membuatku dan penonton lain menangis bombay (tangisan akibat menonton film India).
“We are Family,” itulah kalimat terakhir Maya (Kajol) ketika menyadari waktunya tak banyak lagi untuk mengasuh ketiga anaknya, Aaliya, Ankush, and Anjali kepada Shreya Arora (Kareena Kapoor), wanita yang akan dinikahi mantan suaminya, Aman (Arjun Rampal).
Maya akhirnya luluh melihat ketulusan cinta Shreya pada ketiga anaknya. Ia meminta Shreya untuk mengasuh anak-anaknya setelah kepergiannya. Meski sebelumnya sangat tidak senang terhadap kehadiran Shreya, Maya menyadari, bahwa Shreya mampu menggantikannya sebagai ibu dan istri.
Flash back: Ketika rencana pernikahan Aman dan Shreya semakin mantap, Aman hendak mengenalkan Shreya pada tiga anaknya dari pernikahannya dengan Maya. Namun pertemuan pertama tak berjalan mulus. Anak-anak Aman marah dan malah membenci Shreya. Namun perjuangan Shreya tak berhenti demi melihat kecintaan calon suaminya terhadap anak-anaknya, maka Shreya juga harus berjuang untuk mendapatkan tempat di hati ketiga ‘monster’ kecil yang membencinya itu.
Karena suatu ketaksengajaan, Aman terpaksa menitipkan ketiga anaknya pada Shreya. Kembali Shreya melakukan kesalahan, yang membuat Maya melarang anaknya dibawa bersama Shreya. Hingga suatu ketika Maya memeriksakan diri dan didiagnosa mengidap kanker serviks, dan harus mulai menghitung usianya dengan tidak menggunakan hitungan tahun. Maya khawatir terhadap anak-anaknya. Dokterpun menyarankannya untuk menyeritakannya pada Aman agar bisa berbagi pengasuhan.
Aman tanpa penjelasan kemudian memtuskan Shreya dan kembali pada Maya. Di saat itulah, Shreya datang menepati janjinya pada Anjali, si bungsu pasangan Maya dan Aman untuk memberi mahkota. Lewat inilah Maya membuka hati dan matanya, demi melihat ketulusan Shreya pada anak-anaknya.


Film ini benar-benar kurekomendasikan untuk pecinta drama, khususnya yang mencintai Bollywood. Film ini dirilis pada September 2010. Merupakan film yang diskenarioi oleh Karan Johar, penggarap film laris Kuch-Kuch Hota Hai dan Kabhi Khushi Kabhie Gum. Meski tak sempat masuk ke jajaran box office, film yang mengambil lokasi syuting di Sydney, Ausralia dan Mumbai ini jadi top recommended bagiku pecinta drama. Akting Kajol benar-benar dapet untuk cerita seharu ini. 
Meski ini film lama, tak masalah kan  aku meresensikannya sekarang. Ini karena aku pun telat menontonnya. Jangan lupa nonton ya!

Senin, 02 Januari 2012

Wonosalam - Surga Durian


Awal tahun 2012 ini menjadi bulan surga bagi pecinta durian. Bagaimana tidak, hampir di seluruh pelosok Jawa Timur, seperti di Madura, Mojokerto, Jombang, Gresik, dan beberapa kota lain, durian sedang kleleran di mana-mana. Setelah musim kemarau yang panjang, musim penghujan disambut dengan gembira membanjirnya buah durian. Hmm, yummy.
Pun bagiku dan keluargaku, kami sebagai penikmat durian merasa di atas awan. Durian yang manis dan lezat mudah ditemui di mana-mana, juga dengan harga yang cukup miring. Di Wonosalam misalnya, ini tempat yang sangat pantas disebut surga durian. Harga durian lezat disini berkisar antara lima belas hingga lima puluh ribu rupiah.
My sista, di bawah pohon durian
Selain rimbunnya durian, sepanjang jalan yang kami lalui sungguh asri. Pepohonan yang tak terlalu tinggi tumbuh subur dan meneduhkan jalan dari sinar matahari. Tak hanya itu, ratusan kupu-kupu terbang kesana kemari memenuhi sepanjang jalan. Kami seperti memasuki taman penangkaran kupu-kupu. Kupu-kupu disini berwarna kuning terang dan kuning tua. Hanya dua jenis itu yang terlihat. Aku dan kakak perempuanku yang sama-sama menggilai kupu-kupu tersenyum kegirangan. 
Naik motor lebih seru
Travelling bareng si merah memang oke..!
 Wonosalam adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini terletak di dataran tinggi di sebelah tenggara Kota Jombang. Dari Surabaya, jarak tempuhnya sekitar 70 Km. Untuk kesanapun tak cukup sulit, dari arah Surabaya, sebelum masuk ke Mojoagung, ada pertigaan Lengkong, belok kiriakan mengarah langsung ke Wonosalam sejauh 15 Km.
Menurut kabar, Kecamatan Wonosalam memang penghasil durian yang perlu diperhitungkan. Selain itu, kawasan Wonosalam juga mempunyai potensi untuk menjadi daerah wisata khususnya agrowisata karena mayoritas penduduknnya adalah petani. Selain durian, di kawasan Wonosalam ini merupakan penghasil cengkeh, kopi dan pisang. Wah, sungguh wisata alam yang menggugah selera ya.
Durian Wonosalam memang tak ada duanya. Durian yang dijual di sini rata-rata matang di pohon. Jadi tanpa ada rekayasa untuk mempercepat kematangannya. Rasa dan bau duriannya sungguh khas, matangnya pas dan tak sampai terbelah. Daging duriannya lembut dan tebal, tidak terlalu garing ataupun lembek, rasanya legit dan sedikit ada rasa pahitnya. Rasa pahit memang menjadi penggugah lain dalam selera memakan durian. Benar-benar maknyus.
Sudah menjadi niatku dan dua saudaraku untuk hunting durian ke Wonosalam. Tapi, ditengah jalan ternyata hati kami membelot. Selagi asyik memilih-milih durian di sepanjang jalan, di sebuah tikungan yang cukup tajam, kami ditakjubkan oleh sebuah panorama yang indah. Kelezatan durian pun tak mampu mengalahkan keinginan hati kami untuk berbelok dan memarkir sepeda motor. Tentu bukan karena kami menolak durian. Sehari sebelumnya, ibu kami sudah memborong durian dari sini, jadi kami tak khawatir tak bisa menyantap durian khas Wonosalam ini, hihihi.
Sang Arjuna yang memikat
 Kami yang tinggal di kecamatan Gemekan, Sooko, Mojokerto, tak pernah menyangka bahwa di jarak 15 km dari rumah kami, ada tempat semenawan ini. Dengan jarak tempuh sekitar 15-20 menit, kami bisa melihat kemegahan gunung Arjuna, gunung yang sering dijadikan objek mendaki di Jawa Timur. Posisi kami sendiripun ternyata di salah satu lereng gunung Anjasmara yang indah. Asri, sejuk, dan kini penuh kumbang disekeliling kami. Di seberang sana, gunung Arjuno yang agung juga terlihat menawan. Dengan biaya parkir Rp 5.000,- kami bisa langsung menjajaki tanah kecoklatan khas tanah pertanian.
Sungai kecil itu gemericiknya sampai ke atas lereng
My sista n' brother

Dilihat dari Wonosalam sini, dua gunung besar ini terpisah oleh sebuah sungai kecil yang alirannya cukup deras. Airnya jernih dan pasti segar. Bebatuan khas sungai memecah aliran air yang mengalir bening, menciptakan suara-suara segar, yang memenuhi sekeliling gunung. Sayang kami tak jadi turun, karena tak ada persiapan fisik maupun logistik. Untuk turun, kami perkirakan jaraknya hanya 500-700m, tapi itu sungguh jarak yang jauh untuk kembali naik ke atas. Kami hanya berputar-putar di atas, dan sedikit menuruni jalan setapak untuk berfoto. Itupun, kami sudah ngos-ngosan ketika kembali ke atas.
Jalan setapak yang mendaki

Di lereng gunung Arjuna juga bisa dilihat mata air yang mengalir panjang dari puncak lereng hingga ke bawah. Seandainya bisa menyebrang dengan sekejap, sudah pasti kami akan segera ngendon di sana.
Sisi Sang Arjuna
 Sayangnya tak ada kamera yang memadai untuk mengabadikan sajian alam ini. Hanya dengan kamera HP, kami sempat narsis berlenggak-lenggok dengan background dua gunung ini, Arjuna dan Anjasmara. Namun cukuplah, untuk menghadirkan kembali moment tersebut dalam ingatan.
Me n' brother

Cabang-cabang pohon yang juga unik
           Beberapa saat kemudian, kami dikejutkan seorang kakek yang sempat mengenalkan diri sebagai penjaga gua Si Golo-golo, yang katanya tepat berada di bawah kami berdiri. Waaah, ternyata tak sampai di sini ya pesona alam lereng ini. Kata kakek itu, ada 7 lorong gua Si Golo-golo sekaligus yang bisa kami kunjungi. Setelah berpikir sejenak, kami tak jadi ikut beliau, namun berjanji akan mengobati penasaran kami lain waktu. Beliaupun menganjurkan untuk datang lagi dengan bersepatu, dan tidak memakai rok, hihihi. Kata beliau, sudah banyak sebelah atau sepasang sandal tertinggal yang beliau tambal dan dijual kembali untuk sekedar membeli kopi. Lumayan ya kek, untuk saku tambahan. 
Sang kakek sedang bercerita, gua Si Golo-golo ada di bawah sini
 Gua Si Golo-golo (sumber lain)
Nah, yang mau kesana, boleh kok minta aku jadi guide-nya. Asal ditraktir durian ya ^,^

Mojokerto, 3 Januari 2010

Yuli Ramahayu

Lomba Menulis Puisi dan Cerpen


LOMBA MENULIS PUISI DAN CERPEN

Deadline: 8 Januari 2012
LOMBA MENULIS PUISI DAN CERPEN Lingkar Puisi dan Prosa – Lembaga Bhinneka
Dalam rangka soft opening grup Lingkar Puisi dan Prosa – Lembaga Bhinneka mengajak saudara-saudari berpartisipasi dalam kategori lomba yang kami adakan. Event ini akan diadakan pada tanggal 8 Desember 2011 – 8 Januari 2012.
A. Ketentuan Umum
  • Peserta adalah warga negara Indonesia dan memiliki KTP/KTM/ Kartu Pelajar atau Pasport Indonesia
  • Peserta bergabung dalam grup Lingkar Puisi dan Prosa – Lembaga Bhinneka ( http://www.facebook.com/groups/169713406459422/ )
  • Tema: Amarah.
Amarah kita pada ketidak berdayaan negara bangsa dalam melindungi anak-anak bangsanya yang berbeda keyakinan dari kebiadaban dan tindak kekerasan sekelompok orang yang mengatas namakan agama atau keyakinan atau kepercayaan, seperti yang pernah dialami dan akan terus dialami oleh saudara kita, kaum minoritas.
  • Peserta hanya boleh mengikuti satu kategori lomba.
  • Peserta hanya boleh mengirimkan satu karya untuk cerpen dan 3 karya untuk puisi.
  • Alamat Kirim Puisi dan Cerpen di kirim ke fireflyseven711@gmail.com berupa attach file dengan subjek email : PUISI LPPLB atau CERPEN LPPLB
  • Peserta membuat catatan facebook berisi informasi ini dan tag 25 orang teman berserta Dianna Firefly.
B. Kategori Lomba
1. Kategori Puisi
  • Puisi belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
  • Puisi tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.
  • Puisi ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah bahasa Indonesia.
  • Puisi adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan sebagian atau seluruhnya
  • Puisi minimal memiliki 2 (dua) kata
  • Peserta menyertakan biodata narasi dan alamat lengkap dan menempatkannya pada bagian akhir puisinya.
2. Kategori Cerpen
  • Cerpen belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
  • Cerpen tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.
  • Cerpen ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah bahasa Indonesia.
  • Cerpen adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan sebagian atau seluruhnya
  • Cerpen diketik pada kertas A4 dengan spasi 1,5 margin 4,4,3,3 dalam 4-8 halaman
  • Peserta menyertakan biodata narasi dan alamat lengkap dan menempatkannya pada bagian akhir cerpennya.
C. Hadiah perkategori :
• Pengumuman Pemenang pada tanggal 30 Januari 2012
• Pemenang Rp.250.000,-
• Runner-up Rp.50.000,-
• 50 puisi terbaik dan 15 cerpen terbaik akan dibukukan.
D. Dewan Juri:
• Soe Tjen Marching – Penulis Novel Mati Bertahun Yang lalu dan Buku Kisah di Balik Pintu, Komponis.
• Shinta Miranda – Penulis Kumpulan Puisi Constance
Selamat Berlomba dan cerdaskan bangsa lewat tulisan!!!
Admin – Dianna Firefly

Info Lomba Menulis


Writing Contest “Liburan” Berhadiah Paket Buku Liburan

Deadline: 9 Januari 2012
Liburan adalah moment yang paling ditunggu-tunggu setiap orang. Apalagi bagi anda yang sangat menyukai travelling. Liburan adalah saatnya memulai petualangan-petualangan baru untuk memperkaya pengalaman, jiwa dan pikiran sekaligus pelajaran yang bermanfaat. Waktu yang tepat dan budget yang cukup, adalah salah satu syarat untuk mendapatkan liburan yang sukses.  
Nah, Sahabat Mizan tentunya punya pengalaman liburan travelling yang seru dan menginspirasi. Bagikan cerita liburanmu kepada Sahabat Mizan lainnya dan dapatkan paket hadiah menarik dari www.mizan.com.
Tuliskan “Pengalaman Seru Liburan yang Menginspirasi”  dalam 500 kata dan dapatkan hadiah menarik satu paket buku panduan travelling ala Claudia Kaunang (Rp2,5 Juta Keliling JepangRp500 Ribu Keliling SingapuraRp2 Juta Keliling Macau, Hong Kong, & Shenzhen & Rp2 Juta Keliling Thailand, Malaysia, & Singapura). Kami sediakan 5 paket buku untuk 5 orang pemenang. 5 tulisan paling menarik juga akan dimuat di www.mizan.com
Caranya gampang:
  1. Follow twitter @mizandotcom
  2. Like fanpage Facebook Mizan.com.
  3. Kirim tulisan kamu via e-mail ke redaksi@mizan.com dengan subyek: Writting Contest, via Twitter dengan hashtag #WritingContest min. 5 twitt atau via Facebook dengan nge-wall. Paling lambat Senin, 9 Januari 2012.
  4. Tulisan yang dikirim via e-mail, diketik sepanjang maksimal 1 (satu) halaman A4 dengan spasi 1,5 font Calibri. Tulis judul tulisan dan nama penulis pada bagian atas tulisan.
  5. Satu orang boleh mengirimkan tulisan lebih dari 1 (satu).
Nah! Gampang kan?! Tunggu apa lagi? Segera kirimkan tulisan pengalaman liburan seru  kamu dan dapatkan hadiahnya. Selamat menulis, Sahabat Mizan!
* Hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan langsung dengan cara mention @mizandotcom di Twitter atau fanpage Facebook Mizan.com.

Paribasan - Bebasan - Lan Saloka (Peribahasa Jawa)

Adhang-adhang tetese embun
-Njagakake barang mung sak oleh-olehe (mengharapkan seadanya)

Adigang Adigung Adiguna
-Ngendelake kakuwatane, kaluhurane, lan kapinterane (mengandalkan kekuatannya, keluhuran budinya, dan kepintarannya)

Aji godong garing
-Wis ora ono ajine/asor banget (tidak memiliki harga diri)